14.9 C
London
Saturday, September 19, 2020

7 Tips Aman Jualan Kue Tradisional demi Bertahan Hidup saat Pandemi Corona

PANDEMI corona menjadi situasi sulit bagi semua orang. Salah satu imbasnya yang paling terlihat adalah ke sektor perekonomian, yang membuat banyak orang harus putar otak untuk mencari penghasilan agar tetap bisa bertahan hidup.

Makanya tak sedikit orang mulai berjualan makanan, contohnya kue-kue tradisional. Nah, jika Anda termasuk yang berjualan kue-kue tradisional di saat pandemi seperti ini, tentu ada sederet protokol kesehatan agar tak terhindari dari corona.

Berikut 7 tips singkat aman berjualan kue tradisional saat pandemi Covid-19, yang termasuk dalam panduan Cegah Covid-19 Sehat untuk Semua, yang dirilis oleh BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) Indonesia.

Perhatikan kondisi tubuh penjual

Hal pertama yang harus diperhatikan ialah kondisi tubuh sang penjual. Tidak ada toleransi, pastikan saat membuat kue dan berjualan kondisi tubuh sang penjual dalam kondisi sehat.

Wajib masker

Ketika membuat kue, penjual wajib untuk menggunakan masker. Begitu juga saat berjualan, masker juga wajib dipakai oleh penjual.

Kemasan kue

Agar aman, pastikan kue yang dijual aman, bersih dan selalu dalam keadaan tertutup. Hindari memakai koran dan kertas bekas, Jajanan dibungkus atau ditutup dengan kemasan yang bersih.

No stapler

BPOM menyebutkan, sebagai penjual sebisa mungkin menghindari penggunaan stapler untuk mengikat wadah pembungkus.

Pakai sarung tangan dan penjepit

Saat memasak dan berjualan kue, penjual kue diimbau untuk menggunakan sarung tangan atau penjepit untuk mengambil kue.

Cuci tangan

Protokol kesehatan paling wajib, harus selalu rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau jika tidak ada air dan sabun bisa memanfaatkan hand sanitizer.

Physical distancing

Antara penjual dan pembeli wajib menjaga jarak, selain dengan pembeli, penjual kue juga harus jaga jarak dari orang lain minimal 1 meter, ya. (*)

Latest news

Walikota Kotamobagu Resmikan Taman Bermain Anak di Motoboi Kecil

KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara didampingi Wakil Walikota dan Sekda Kotamobagu, meresmikan taman bermain ramah anak yang merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Rakyat...

Sungguh Bejat! Anak Tiri Dijadikan Pemuas Nafsu Selama 7 Tahun

KOTAMOBAGU - Kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Kotamobagu, IT (49) warga Kotamobagu selatan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan pihak berwajib, Kamis (3/9/2020).Kasus...

Berkedok Cinta, Henri Mengibuli Orang Tua Pacar, Bablas Puluhan Juta

Berkedok cinta, Henri Santoso yang mengaku sebagai PNS dengan santai menipu orang tua pacarnya hingga Rp 28,9 juta.Atas perbuatannya itu, Santoso harus berurusan dengan...

BLT-DD Desa Bungko Tahap V Cair!

BUNGKO – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap 5 di Desa Bungko Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu diserahkan, Senin (31/8).Dalam kegiatan penyaluran...

Related news

Walikota Kotamobagu Resmikan Taman Bermain Anak di Motoboi Kecil

KOTAMOBAGU – Walikota Tatong Bara didampingi Wakil Walikota dan Sekda Kotamobagu, meresmikan taman bermain ramah anak yang merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Rakyat...

Sungguh Bejat! Anak Tiri Dijadikan Pemuas Nafsu Selama 7 Tahun

KOTAMOBAGU - Kasus kekerasan seksual kembali terjadi di Kotamobagu, IT (49) warga Kotamobagu selatan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan pihak berwajib, Kamis (3/9/2020).Kasus...

Berkedok Cinta, Henri Mengibuli Orang Tua Pacar, Bablas Puluhan Juta

Berkedok cinta, Henri Santoso yang mengaku sebagai PNS dengan santai menipu orang tua pacarnya hingga Rp 28,9 juta.Atas perbuatannya itu, Santoso harus berurusan dengan...

BLT-DD Desa Bungko Tahap V Cair!

BUNGKO – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap 5 di Desa Bungko Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu diserahkan, Senin (31/8).Dalam kegiatan penyaluran...